Jumat, 28 April 2017

Alasan Menjadi Seorang Agen Asuransi



Pernahkah terbayang dalam pikiran Anda untuk menjadi seorang agen asuransi ??? Yah, sebelumnya berprofesi sebagai seorang agen asuransi memang dipandang sebelah mata karena di anggap hanya sebagai pekerjaan sampingan atau pengisi waktu luang saja.
Namun, seiring perkembangan bisnis asuransi yang samakin menjanjikan membuat sebagian orang beralih dan lebih memilih meninggalkan pekerjaannya untuk menjadi seorang agen asuransi. Hal ini terjadi karena seperti yang kita ketahui saat ini bahwa banyak agen asuransi yang telah sukses dan berpenghasilan besar, sehingga menggoda para pekerja tetap untuk beralih menjadi seorang agen asuransi.

Selain mendapatkan materi tak terbatas, menjadi seorang agen asuransi sejatinya tidak terikat waktu seperti halnya saat kita menjadi seorang karyawan yang harus bekerja dan berada didalam area kantor selama 8 jam penuh. Bayangkan jika kita selamanya menjadi seorang karyawan maka waktu kita akan habis hanya menjadi karyawan saja, padahal diluar sana masih ada peluang untuk menjadi seorang pebisnis yang berpenghasilan lebih besar ketimbang menjadi karyawan.

Tidak hanya kebebasan waktu yang kita miliki ketika menjadi agen asuransi akan tetapi tunjangan karir pun sangat terjamin di perusahaan asuransi apabila kita telah memenuhi target penjualan. Ngomong-ngomong soal penjualan sebagaimana kita ketahui bahwa menjual produk asuransi memang terbilang cukup sulit, hal inilah yang menjadikan alasan mengapa seorang agen asuransi dianggap sebagai tenaga pemasar yang handal dan kuat mental atau tahan banting. Sementara itu peran seorang agen asuransi adalah membuat kesepakatan antara tertanggung (nasabah) dengan pihak perusahaan asuransi (penanggung), yang dimana kesepakatan itu akan dibuat dan diatur dalam sebuah perjanjian asuransi. Dengan demikian ketika seseorang akan menggunakan sebuah layanan asuransi  dari perusahaan asuransi tertentu maka, seseorang tersebut akan langsung berhubungan dengan agen asuransi yang bekerja untuk perusahaan asuransi tersebut.

Sebetulnya banyak sekali alasan yang melatarbelakangi mengapa seseorang beralih profesi untuk menjadi seorang agen asuransi diantaranya ialah :
  • Terjebak Ajakan Teman. Alasan yang satu ini memang terdengar lucu berdasarkan pengalaman pribadi saya, waktu itu saya diminta teman saya untuk menemani menghadiri sebuah acara namun, saat saya telah sampai dan berada dalam sebuah ruangan tersebut saya hanya terdiam lantaran ternyata acara yang saya hadiri adalah seminar bisnis yang diadakan oleh perusahaan asuransi yang dimana teman saya juga menjadi seorang agen dari perusahaan asuransi tersebut. Rupanya peluang bisnis yang di presentasikan memang sangat menarik sehingga saya pun luluh dan akhirnya bergabung dan menjadi seorang agen asuransi. Terkadang dari jebakan inilah ada agen yang sukses dan tak sedikit pula yang gagal karena tergantung apa motivasi yang membuat mereka untuk bergabung dan menjadi se0rang agen asuransi.
  • Memiliki Income Tak Terbatas. Mungkin jika kita bekerja sebagai karyawan atau pegawai sebuah perusahaan maka gaji sudah pasti di tentukan oleh perusahaan. Hal ini berbalik dengan  ketika kita menjadi seorang agen asuransi karena kita bisa memperoleh penghasilan semau kita berapapun tergantung kemauan kita yang pasti semua itu akan kita peroleh apabila kita semakin giat dan rajin untuk mencari nasabah.
  • Memiliki Kebebasan Waktu. Menjadi agen asuransi memang memiliki waktu yang bebas karena kitalah yang menentukan kapan dan dimana kita mulai bekerja asalkan ditempat itu ketemu sesama manusia disitulah kita bekerja.
  • Membantu Banyak Orang Terhindar Masalah Finansial. Disinilah peran perusahaan asuransi yang sebenarnya, apabila kita menjadi seoarang agen tentu tugas kita ialah membuat orang lain sadar akan pentingnya menabung agar terhindar dari masalah keuangan dikemudian hari. Karena dengan berasuransi hidup kita lebih terjamin apabila terjadi resiko suatu saat nanti contoh saat sakit pasti kita membutuhkan biaya untuk pengobatan dan apabila kita telah berasuransi maka segala biaya pengobatan akan di tanggung oleh perusahaan asuransi.
  • Memiliki Pekerjaan Yang Bisa Dijadikan Tumpuan Hidup. Alasan setiap orang bekerja ialah tak lain untuk dijadikan tumpuan hidup namun, seiring perkembangan dunia bisnis sistem perusahaan yang saat ini lebih cenderung sistim kontrak membuat setiap orang dapat sewaktu-waktu kehilangan pekerjaan. Nah, berbeda dengan profesi sebagai agen asuransi apabila kita rajin untuk mencari nasabah otomatis penghasilan pun pasti nambah tak sampai disitu saja kita juga akan memiliki jenjang karir yang diberikan perusahaan atas kerja keras kita sebagai tenaga pemasar  dan penghasilan yang kita dapat pun memiliki jangka panjang jadi jelas bahwa asuransi memang bisnis yang menjanjikan. Dengan begitu kita jadi memiliki pekerjaan yang bisa di jadikan tumpuan hidup.
Nah, dari penjelasan diatas sudah jelas bahwa bisnis asuransi memang peluang bisnis yang menjanjikan walaupun terkadang kita mendapatkan penolakan ketika memasarkan namun semua itu adalah awal dimana pembentukan mental agar menjadi lebih kuat dan dari penolakan pula kita mendapatkan ilmu untuk belajar menjadi agen yang lebih baik dan profesional. Semangat pagiii.....

Bagikan

Jangan lewatkan

Alasan Menjadi Seorang Agen Asuransi
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.

16 komentar

Tulis komentar
avatar
28 April 2017 07.13

Artikel yang sangat menarik

Reply
avatar
28 April 2017 08.18

saya pernah merasakan jadi agen asuransi, sayangnya saya kurang minat, jadinya setengah2. apalagi mencari orang yang mau asuransi susah banget..

Reply
avatar
28 April 2017 09.49

maju terus para agen asuransi!

Reply
avatar
28 April 2017 17.46

Mantap gan informasinya, semangat terus untuk yang kerjanya asuransi

Reply
avatar
28 April 2017 19.27

Jadi agen asuransi memang memiliki banyak keuntungan untuk kedepannya nanti

Reply
avatar
2 Mei 2017 17.37

betul gan menjual memang tidak semudah yang kita bayangkan

Reply
avatar
2 Mei 2017 17.40

siap gan semoga sukses buat agan juga

Reply

Untuk menyisipkan kode pendek, gunakan <i rel="code"> ... KODE ... </i>
Untuk menyisipkan kode panjang, gunakan <i rel="pre"> ... KODE ... </i>
Untuk menyisipkan gambar, gunakan <i rel="image"> ... URL GAMBAR ... </i>